Apa Urusannya Kita Ikut Memerhatikan Partai Politik yang Sedang Bermasalah?

Oleh PUSREFIL

Saat ini ada satu partai politik (parpol) yang sedang dilanda guncangan dahsyat. Guncangan itu sampai menyebabkan turunnya popularitas di mata masyarakat. Bermula dari terkenanya beberapa kader Partai Demokrat (PD) dalam ranah hukum terkait kasus korupsi. Beberapa nama secara bergulung disebut-sebut menikmati uang hasil korupsi tersebut. Pentingnya posisi para kader itu, besarnya uang yang dituduhkan dikorup, berliku-likunya proses hukum, dan posisi PD sebagai partai yang memerintah menjadikan kasus ini sebagai guncangan di partai itu.

Lalu, apa relevansinya dengan pihak-pihak atau orang-orang yang bukan anggota komunitas politik itu? Bukankah itu urusan internal PD yang bukan menjadi urusan pihak lain di luar PD?

Katakanlah kita bukanlah anggota PD, namun sakitnya salah satu parpol tetap menjadi urusan kita. Jangankan PD sebagai the ruling party, parpol yang mendapatkan suara kecil dari pemilih saja tetap mempengaruhi kehidupan politik di negara kita. Di negara demokrasi, parpol merupakan unsur penting sebagai infrastruktur politik. Negara dijalankan oleh pemerintah yang direpresentasikan dengan jabatan-jabatan publik. Jabatan itu pada pucuknya merupakan orang parpol. Jadi parpol merupakan pemasok dari pejabat-pejabat. Para pejabat ini membuat kebijakan publik yang langsung berakibat pada hajat hidup orang banyak.

Selain itu, parpol adalah organisasi yang mewakili kepentingan masyarakat. Para pemilih memilih partai yang dianggapnya sesuai dengan visi dan misinya. Sekecil apa pun suara yang diperolehnya dalam pemilu, parpol mesti mendapatkan tempat dalam percaturan politik nasional. Parpol akan berupaya memperjuangkan visi dan misinya itu demi menarik simpati konstituen yang telah memilihnya. Juga demi meraih dukungan yang lebih luas pada pemilu berikutnya. Perjuangan visi dan misi tersebut bila terwujud akan menguntungkan juga orang-orang di luar partai itu.

Parpol juga mendapatkan bantuan dana atau fasilitas dari negara. Uang negara juga berarti uang rakyat. Dengan demikian, parpol bekerja untuk kepentingan rakyat juga pada akhirnya. Setidaknya aspek normatif menghendaki seperti itu. Jika ada parpol yang sakit, berarti mekanisme bernegara menjadi terganggu. Kalau sudah seperti itu maka rakyat juga menanggung derita atas sakitnya parpol.

Demikianlah, kita peduli terhadap parpol tertentu sama pentingnya terhadap parpol tempat kita bergabung. Hal ini memungkinkan kita mengambil sikap kritis yang merupakan tanggung jawab politik warganegara. Sikap kritis diperlukan didasarkan pada asumsi bahwa pemilik kedaulatan adalah rakyat. Kedaulatan rakyat itu sebagian didelegasikan kepada parpol. Sikap kritis juga diperlukan karena tanpa sikap itu parpol dapat bertindak di luar kendali dari pihak yang menyerahkan kepercayaan pengurusan negara kepadanya.

Satu hal yang penting tetapi sering dilupakan adalah bahwa di tengah-tengah merosotnya kepercayaan kepada para penyelenggara negara dan parpol terdapat kecenderungan anggota masyarakat tidak peduli pada kehidupan politik. Ini merupakan salah satu akibat dari aktivitas sebagian besar pejabat penyelenggara dan politikus yang mengecewakan anggota masyarakat. Padahal dengan semakin berkurang perhatian anggota masyarakat pada dunia politik akan semakin berkurang pula kontrol masyarakat pada pejabat dan politikus. Ini akan berujung pada semakin parahnya kondisi kehidupan bernegara dan berbangsa. Pejabat-pejabat dan politikus-politikus yang mengkhianati kepercayaan rakyat dengan bertindak korup, misalnya, akan semakin merajalela tanpa kontrol masyarakat.

Kesimpulan yang dapat ditarik dari paparan ini adalah bahwa kita perlu menaruh perhatian kepada parpol dan dunia politiknya karena ini merupakan tanggung jawab politik dari warganegara dan merupakan bentuk dari kontrol terhadap parpol yang bersangkutan. Orang boleh tidak ikut aktivitas politik praktis, namun ia tidak boleh buta politik agar tidak terjadi ungkapan di dunia politik power tends to corrupt, absolute power corrupt absolutely.*****

Posted on 21/04/2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: